Home

Vendor Management, sangat penting bagi kami yang memanfaatkan jasa ASP dan Outsourcing maupun Manage Services. Sejatinya, vendor bisa kita kategorikan menjadi 2, yaitu Strategic Vendor dan Comodity Vendor. Comodity Vendor adalah vendor yang lebih mudah kita manage. SLA dengan sangat mudah diterapkan. Bisa kita replace dengan vendor lain kapan saja kita inginkan. Contoh vendor komoditas adalah vendor laptop, pc, general office equipment dan lain sebagainya. Intinya, banyak sekali vendor yang bisa kita dapatkan jika kita tidak lagi puas dengan layanan maupun product quality serta pricing dari vendor tersebut.

Strategic vendor lain lagi, tidak semudah komoditas vendor, strategic vendor memainkan peran sangat penting dalam services ataupun business yang kita jalankan. Manging this vendor is not that easy. Harus benar benar diciptakan win win situation. Di mana hak dan kewajiban masing masing pihak barus diusahakan semaksimal mungkin untuk dipenuhi. Strategic vendor biasanya dilihat dari deliverable/product/price maupun service yang ditawarkan. Tidak mudah tentu saja mereplace product yang harganya mahal, semisal investment Core Network di Telco Industries, lost investment. Tidak gampang tentu saja mereplace vendor yang ternyata sangat sedikit player yang bermain di area yang sama, misalnya Microsoft atau Oracle.  Jika kita bermasalah dan tidak puas dengan Strategic Vendor yang sudah kita pilih, tentu saja kita harus berhati hati jika kita bermaksud untuk menggantikan solusinya dengan solusi vendor lain. We have to think from the investment, learning curve for our staff, migration, cut over, service continuity dan sebagainya.

Apa hubungannya tulisan di dengan judul posting ini ? ada, karena kebetulan ketika sarapan pagi, saya berdiskusi dengan pak Dani dan pak Lili mengenai vendor management yang saya coba untuk sedikit elaborate. A nice discussion.

Hari ini, selain mengikuti workshop seperti hari kemarin, saya meluangkan 1 jam untuk melihat lihat Huawei district di Shenzhen. Menggunakan Audi, pertama kali saya menuju Data Center Huawei.

Huawei Data Center terletak di area seluas 16000 Square Meter. Terdiri atas dua lantai yang dindingnya terbuat dari batu karang, from the rocks !, agar tahan terhadap gempa. Server farms nya bisa menampung lebih dari 1500 big servers !. Multiple security sangat terlihat di Data Center ini. Ada dua pintu yang harus kita lewati sebelum memasuki Server Farm. We cannot go to the second gate until we can pass the first gate. Dinding kaca sangat tebal dan anti peluru. Data Center topology nya membagi Storage berdasarkan fungsi fungsi yang ada, agar ease to manage, dan tentu saja dari sisi keamanan data. R&D LAN dipisahkan dengan Non R&D, Strategic business seperti HR, Finance juga dipisahkan. Di lantai 2, ada Command Center, tempat dimana 2×7 support dilakukan. Dan sebuah War Room juga untuk melakukan diskusi jika terjadi disaster.

Setelah mengunjungi Data Center, saya menuju Manufacturing dan Logistics building. Tempat dimana incoming material datang dan kemudian dirakit. Menggunakan system robotic, areal warehouse yang sangat luas hanya memerlukan 1 orang untuk supervising the process, all is using robots. And –according to the guide — the robots had been run for 7 years without one mistakes !!

Logistics

Logistics

Rail for Material movement

Rail for Material movement

Kemudian, saya menuju Staff Condominium, tempat dimana para employee huawei tinggal. Kurang lebih ada 3000 room tersedia, lengkap dengan hospitals, supermarket, kantin, sport area dan tentu saja areal yang so green. Biasanya diperuntukkan untuk new employee dan masih single. Dari sang guide, saya dapat bocoran, bahwa mereka setiap bulannya mendapatkan 1000 RMB, yang reloaded ke ID Card mereka, sehingga mereka bisa berbelanja baik di area Huawei Disctrict maupun supermarket yang bekerja sama dengan mereka. Sehingga mereka tidak perlu uang cash jika hendak makan, ke rumah sakit dan sebagainya. Cukup menggunakan ID Card as a payment tools !. Interesting. I think our HR have to learn from them.

Staff Condominium

Staff Condominium

Staff Condominium

Staff Condominium

Staff Condominium

Staff Condominium

Staff Condominium

Staff Condominium

Dari Staff Condominium , kami menuju Main Building of Training Center. Baik internal employee maupun customer Training dilaksanakan di tempat ini. Menariknya, ternyata employee Huawei memiliki kesempatan yang sangat terbuka untuk mengikuti training apa saja yang dilaksanakan di tempat ini as long as they get the approval from their supervisor. Mereka tinggal open ther online registration, pick the course, get the approval and baaammm, you just seat in. Very cool.  I am gonna tell this method to BTEL HR, since i know they are also concern on People Development.

Training Center

Training Center

Training Center

Training Center

Well, my journey end here. Siang harinya, kami mengunjungi inTouch Lab Huawei, tempat di mana kita bisa mencoba langsung beberapa product dan applikasi yang ada. Misalnya CRM application, IP Call Center , VAS product dan sebagainya. inTouch Lab ini memiliki beberapa area, yaitu Speeding Experience, inTouch Office, Entertainment Square, inTouch Self Service, dan inTouch Home.

Malamnya ? kami kembali menuju salah satu shopping center di Shenzhen, yaitu Lou Hou. Amazing !! ini seperti mangga dua atau glodok yang kita harus berani menawar. Saya sampai dibilang crazy berkali kali :), bayangkan saja, dari harga 1500 RMB , saya tawar cuma 100 RMB, saya dibilang gila dan diusir 🙂 tapi ? dont worry, akhirnya saya dapat harga 200 RMB. Nice !!

Luo Hou Shopping Center

Luo Hou Shopping Center

Advertisements

One thought on “Shenzhen Day 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s