Home

“The world is a book, and those who do not travel read only one page” — Saint Augustine

Kenapa kita harus membaca cepat ?
Karena ledakan informasi di sana sini, ada ribuan buku dipublikasikan setiap harinya, ada ratusan juta kata di koran, tabloid majalah, posting blog yang baru setiap hari, sementara kita hanya belajar membaca ketika di SD saja, dan karenanya seringkali kita sangat lambat dan tidak efektif dalam membaca. Mau membaca saja sudah untung. Kebanyakan dari kita tidak suka membaca, bukan begitu ? tapi rasanya bukan anda, karena buktinya anda masih mau membaca posting saya ini.

Diposting ini, saya akan memberikan beberapa tips agar kita bisa membaca dengan cepat. Tapi bukan hanya sekedar membaca cepat, tapi juga mengerti dengan cepat !. Tidak ada gunanya membaca cepat jika pada akhirnya kita tidak mengerti apa isinya. Kita harus berpindah dari pertanyaan berapa banyak buku yang kita baca per minggu menjadi berapa banyak ide yang kita dapatkan dari buku yang kita baca ? Berawal dari ukuran kecepatan, menjadi ukuran efektifas membaca. Ini yang akan kita bahas.

Suatu ketika, istri saya menasehati Icha — anak pertama saya — , “Icha, jangan bersuara kalau membaca, baca dalam hati”

Beberapa hari berikutnya, Icha mengirimkan SMS ke layanan SMS majalah Bobo, kira kira begini isinya “Bobo, aku sudah bisa membaca, aku senang sekali, tapi mulutku capek membacamu Bobo, bagaimana caranya supaya tidak capek ?”

Dan majalah BOBO mereply SMS yang kira kira isinya menyuruh anak saya membaca BOBO Junior.
Padahal seharusnya dijawab dengan bagaimana caranya supaya tidak capek. Dan seharusnya istri sayalah yang benar. Karena sudah menganjurkan Icha agar membaca dalam hati. Ini salah satu tips membaca cepat !. Yang lain ? mari kita lihat

1. Hilangkan penghambat membaca cepat berupa gerakan fisik ketika membaca. Karena akan memperlambat dan membuat kita capek. Gerakan fisik antara lain :

  • Gerakan mulut, baca saja dalam hati, mulut kita kecepatannya terbatas. Dan membuat kita capek. Kalau membaca dalam hati, akan jauh lebih cepat, dan tentu saja tidak capek. Tidak ada pergerakan motorik.
  • Gerakan jari tangan, banyak orang menggunakan alat bantu penunjuk untuk membaca, salah satunya dengan jari tangan. Jari tangan membuat lambat ketika kita membaca.  Apalagi ketika berpindah dari satu baris ke baris yang lain
  • Gerakan mata (fiksasi). Perhatikan bola mata rekan anda ketika membaca, atau rasakan saja gerakan bola mata anda, semakin banyak bola mata anda bergerak, semakin lambat membaca. Semakin banyak kata yang bisa dibaca dalam sekali gerakan bola mati, semakin cepat anda membaca.
  • Jangan melakukan visualisasi dengan cara mengeraskan bacaan.
  • Hindari menggerakkan kepala kekiri dan kekanan mengikuti bacaan.

2. Agar anda efektif dalam membaca cepat, anda butuh beberapa modal yang lain yaitu :

  • Pengetahuan anda dan pengalaman anda terhadap buku yang anda baca. Jika anda bergelut dalam dunia TI, dan kita sudah berpengalaman, tentu kita akan jauh lebih cepat dan paham jika kita membaca buku TI. Kalau orang TI harus membaca buku tentang Biologi atau Politik, pasti lebih lambat.
  • Kemampuan berbahasa, semakin sedikit kosakata anda, semakin sempit pengetahuan tentang sebuah definisi, semakin susah kita memahami sebuah buku.
  • Anda harus tahu betul tujuan anda membaca itu apa.  Membaca sebuah Novel tentu berbeda tekhniknya dengan membaca sebuah publikasi Riset.
  • Tekhnik Membaca. Seperti penuturan saya diatas, berbeda bacaan, berbeda tekhnik.
  • Ingat bahwa anda membaca dengan OTAK anda, bukan MATA. Mata hanya mediasi saja. Apa yang anda baca akan selalu dipersepsikan dan diolah oleh OTAK anda.

3. Gunakan tekhnik membaca yang tepat. Ada beberapa tekhnik yang bisa kita gunakan misalnya :

  • Informative reading
  • Comprehensive reading
  • Comparative reading
  • Analitic reading
  • Inspirative reading
  • Recreative reading

Tingkat kecepatan juga harus bisa kita atur. Saya pernah mengikuti sebuah praktek Speed Reading. Dan saya bisa membaca 800 kata per menit !!. Termasuk sangat cepat.  Well Done.

Tapi ? jangan lupa, not only speed. But Understand on what you read, and how much idea you get !.
Seperti kata Isac Asimov … “I’m not a speed reader. I’m a speed understander.”

Advertisements

4 thoughts on “Speed Reading

  1. enak euy baca tulisan mas hilal. mungkin sedikit nambahin mas…waktu membaca juga kayaknya menjadi faktor penting untuk ‘understanding’ lebih banyak. rasanya beda banget baca habis sholat subuh dengan waktu2 lainnya.

    trus pernah baca juga. Yang paling sering di inget otak kita dalam membaca itu adalah awal dan akhirnya. jadi supaya lebih ngerti dan lebih ngena dengan bacaan kita katanya ‘sering-seringlah’ melakukan jeda.

  2. Ambil jeda ? benar sekali. Setiap orang butuh waktu istirahat. Kadangkala orang orang jenius menghasilnya lebih banyak justru setelah diam sejenak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s