Home

11 Oktober 2001, hari yang sangat bersejarah, adalah hari dimana kami melakukan aqad nikah. Samarinda, Kalimantan Timur, 7 tahun yang lalu.

7 Tahun, bukan usia yang sudah tua untuk tetap menjaga dan menumbuhkan komitment komitment baru agar perahu tetap bisa berlayar dan mengarungi kehidupan.

7 tahun, bukan juga usia yang sangat muda untuk berlindung dibalik kekurangan dan keterbatasan, karena 7 tahun seharusnya waktu yang cukup bagi kita untuk memahami pasangan, menghargai semua kekurangan dan berbagi dalam setiap keadaan.

7 tahun, sudah banyak yang saya lalui, kesenangan, kebahagiaan, tawa, marah , tangis, pertengkaran, rindu, benci, semuanya sudah pernah ada.

7 tahun, kami dikaruniai 2 anak, diberikan tempat tinggal yang nyaman, karir yang baik, sungguh sebuah karunia, yang seharusnya tak ada alasan bagi saya untuk tidak mensyukurinya.

7 tahun, saya belajar banyak tentang arti sebuah pengorbanan, kejujuran , kepercayaan dan arti sebuah keberadaan. Pengorbanan tidak cukup, kejujuran adalah kunci semuanya, dan kepercayaan adalah inti dari sebuah ikatan.  Keberadaan kita ? apakah kita hanya ada karena uang ? karena cinta ? karena sayang ? it’s important ..

7 tahun, saya belajar bahwa kepercayaan sangat mahal.

7 tahun, saya tahu, bahwa saya sama sekali tidak bisa melawan TUHAN , bahwa TUHAN punya segalanya untuk melakukan apa saja dan memberikan apa saja. Bahwa saya tidak bisa bermain main dengan TUHAN.

7 tahun, saya sadar, bahwa keluarga saya adalah jalan saya menuju kebahagiaan saya yang hakiki, di sana, ketika nanti saya menghadap TUHAN, bahwa saya harus mempertanggung jawabkan semuanya, tentang kepercayaan yang Tuhan berikan kepada saya. Kebahagiaan keluarga seharusnya kebahagiaan saya, dan seharusnya keluarga saya menjadi jalan saya menuju surga, aamiin.

My lovely wife reading this blog, thanks to be my wife. let’s continue to sail this journey, so we know, what is the end of this story, for you, for our children, for us …

Thanks to be my wife.

Mungkin aku tidak bisa mengungkapkan cintaku seperti kamu menginginkannya ..
Mungkin aku tidak bisa seromantis yang kamu harapkan ..
Mungkin aku tidak bisa memberikan semua yang kamu idamkan ..
Mungkin aku belum memberikan yang seharusnya bisa kuberikan ..

Tapi .. aku masih berharap , dalam waktu yang tersisa,
aku bisa memberikannya .. untukmu … istriku tercinta …

satu satu , satu kosong, kosong satu …

Advertisements

4 thoughts on “11 10 01

  1. Alhamdulillah

    Dalam tujuh tahun usai menikah saudara sudah dapat melihat rel yang jelas untuk dilalui. Semoga rel tersebut senantiasa berjalan sesuai dengan harapan dan pencapaian terbaik.

    Semoga…

  2. Wow… salut, Hilal yang aku kenal waktu stm telah banyak perubahan 🙂

    Lelaki yang bisa menghargai dan menjunjung harga diri wanita adalah lelaki yang hebat!!!

  3. Thanks Shirley. It’s because my wife always giving me a chance to be better all the time. With all my mistake and limitation. Thanks. May God give me a time to be better.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s