Home

“The sun start to shine ……… a good sign to start another success story …..
Success is addicting like a drug … you should jump from one success to another success …….”

——————

tunring problem into opportunity

turning problem into opportunity

kata kata di atas saya ucapkan hari ini, lewat sebuah email, kepada seorang kawan yang baru saja mendapatkan ucapan selamat dari rekan rekan sekerja dan pimpinan atas achievement/deliverable dari sebuah project yang bisa diselesaikan tepat pada waktunya, dan promising in term of Profit

kenapa saya perlu memberikan ucapan selamat itu ? historinya sederhana, rekan saya ini sebenarnya sedang dalam masa masa sulit, karena ekspektasi atasan dari kawan saya ini sangat tinggi, dan begitu demanding, dan “unfortunately”, her bos character is very demanding and full of pressure, yang membuat rekan saya ini kerap merasa “gagal” dan complaint from the boss seperti jadi menu sarapan pagi tetap .. it’s a nightmare

her bos give her and her team a congratulations today, that’s why i sent her above message … the sun start to shine ….

——-

Thanks Pak Hilal yang udah jadi Bumperku tadi sama Pak xx … ini bikin terharu banget .. “

kata kata yang juga saya dapatkan pagi ini dari kawan saya, historinya ? .. pagi ini kawan saya dipanggil karena sebuah masalah yang timbul, dan saya partof the team yang dipanggil untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi … thanks God saya bisa menjelaskan apa yang terjadi dan bisa merubah suasana dari panas menjasi sesuatu yang acceptable dan justru menjadi opportunity bagi saya untuk share what actually happened and how actually we already doing the right thing …

sukses sering datang dari sebuah masalah
success often comes from chaos …
opportunity mostly created from pressure

di perusahaan saya bekerja, Bakrie Telecom, seringkali transaksi/sales justru terjadi dari pelanggan yang tadinya tidak puas terhadap apa yang didapat dari layanan kami. Dan realita membuktikan, if we manage those complaint in a proper way, it will lead into opportunity and transaction

jadi … jangan pernah takut pada sebuah masalah .. masalah akan membantu kita menjadi mature , dan justru bisa mendatangkan kesuksesan jika kita bisa menghadapinya dengan baik …

all of us, can turn the problem into opportunity ..

inna ma’a al usri yusraan ….
wa ilaa rabbika farghab

sesunggunya bersama kesulitan ada kemudahan
dan hanya kepada Tuhanlah kita berharap ……

Advertisements

3 thoughts on “Turning problem into opportunity

  1. “her bos character is full of pressure, yang membuat rekan saya ini merasa “gagal” dan complaint from the boss seperti jadi menu sarapan pagi tetap …”
    “her bos give her and her team a congratulations today, that’s why i sent her above message … the sun start to shine ….”

    these statement indicated that her boss really really a professional boss, giving congratulation for his/her employee’s achievement…meskipun full of pressure…tetapi yang perlu diacungi jempol adalah ibu(karyawan)yang kuat ini…AWESOME!!!
    Menerima complaint dari boss bukan hal mudah…
    even very torturing hikz hikz…
    ada juga lho..boss yang sama sekali tidak professional,kerjaanya marah2 mlulu, tidak mendidik, dan yang paling menyebalkan sama sekali tidak appreciate dengan achievement karyawannya and many more yg parah dan parah bgt dan tidak etis tuk di share…huh

    ini memang pengalaman newbie seperti sy, tp cukup tuk dijadikan great experience…dan salah satu cara utk jadi mature seperti yang Bapak bilang…semoga:D

    tapi mature tidak selalu berarti bertahan kan Pak??? trying to find something better bukan hal yang salah kan???

  2. betul .. mature tidak berarti selalu bertahan ..
    maturity adalah bagaimana kita bisa meresponse sebuah situasi dengan response yang tepat … kecerdasan emosi sangat berperan dalam maturity .. maturity biasanya ditandai oleh beberapa hal :

    1. Altruisme , lawan dari egoisme, bagaimana kita bisa berusaha untuk mementingkan kepentingan orang lain (tentu dalam takaran yang proporsional)

    2. Pemaknaan positif dalam proses berpikir yang kita lakukan dalam memaknai kejadian, setiap kejadian yang tidak menyenangkan, bisa dengan sangat cepat kita rubah, ketika kita memberikan pemaknaan yang lain, yang positif, memberikan sentuhan humor etc …

    3. Controlling our passion, mengontrol keinginan kita terhadap kepuasan yang kita inginkan … seringkali kita sangat tergesa gesa dan in a hurry ketika kita menginginkan sesuatu, padahal bisa jadi konsekwensi dari pemenuhan itu tidak baik .. kita harus bisa memanage keinginan ini .. ini salah satu bentuk maturity

    4. antisipatif terhadap apa yang akan terjadi .. we need to plan everything before we act .. lebih baik berlama lama doing preparation and well planned dari pada bleeding during the fight …. gagal dalam persiapan, sama dengan mempersiapkan kegagalan berikutnya ..

  3. Pingback: Angry « Hilal Achmad’s Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s