ESIA Raih TOP BRAND Award 2009 Kategori CDMA Prabayar & Pascabayar
Jakarta, 15 Februari 2009
Esia, produk telekomunikasi yang dikeluarkan oleh PT. Bakrie Telecom Tbk. berhasil meraih penghargaan prestisius di bidang merek, yaitu Top Brand Award 2009 untuk kategori Kartu CDMA Prabayar & Pascabayar. Penyerahan penghargaan dilakukan Kamis lalu (12/02/09) kepada Rakhmat Junaidi, Direktur Corporate Services dan Krishna Zulkarnain, Vice President Marketing PT Bakrie Telecom Tbk di Jakarta. Penghargaan ini menunjukkan posisi dan kinerja ESIA sebagai merek yang sangat kuat dalam benak konsumen sehingga mampu berada pada Top of Mind Share, Top of Market Share, dan Top of Commitment Share.

Top Brand merupakan penghargaan prestisius yang digagas oleh Majalah Marketing bekerja sama dengan Frontier Consulting Research sejak tahun 2007. Sebuah penghargaan yang diberikan kepada merek-merek yang berhasil meraih posisi puncak sebagai merek yang mendapat tempat di hati konsumen.
Penghargaan ini juga merupakan hasil survey di 6 kota besar (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar) dengan melibatkan 3 ribu responden per kategori. Kepada mereka ditanyakan tentang merek yang peling diingat, merek yang dibeli atau dikonsumsi dan kecenderungan mereka untuk memilih merek itu kembali.
Penghargaan Top Brand yang diberikan kepada Esia memperlihatkan konsistensi dan kerja keras management dalam mengangkat nama Esia dalam kancah persaingan yang begitu ketat di industri telekomunikasi. Sebagai merek yang baru muncul di tahun 2003, Esia dihadapkan pada peta persaingan yang sangat kompetitif.
“Tentu saja ini membanggakan dan merupakan kehormatan besar bagi kami mendapatkan kepercayaan yang begitu besar dari masyarakat. Pencapaian ini tidaklah mudah dan merupakan hasil dari dedikasi tim yang meliputi seluruh karyawan dan manajemen. Namun tantangan terbesar adalah menjaga kepercayaan masyarakat”, ungkap Rakhmat.
Karena itu Bakrie Telecom akan terus merancang strategi baru untuk mempertahankan dan meningkatkan kekuatan merek sekaligus menjaga kepercayaan masyarkat. Menurutnya Bakrie Telecom akan tetap meneruskan kesuksesan dan keunikan dari program lebih baik-lebih cepat-lebih murah yang telah dimiliki sehingga dapat menyediakan layanan yang terjangkau dan memberikan nilai tambah kepada para pelanggan terutama di dalam keadaan situasi ekonomi yang sedang tidak menguntungkan seperti sekarang ini.
”Strategi yang kami terapkan merupakan bagian dari upaya kami mewujudkan visi perusahaan untuk membantu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Indonesia melalui konektivitas informasi yang terjangkau serta berkualitas”, ujarnya.
Selain itu Bakrie Telecom juga akan memperkuat 2 merek lainnya yang dimiliki oleh Bakrie Telecom, Wifone dan Wimode. Kedua merek ini sebenarnya merupakan layanan yang dibutuhkan masyarakat dalam melengkapi kepentingan jasa telekomunikasi. Wifone merupakan layanan telepon tetap tanpa kabel yang menempatkan pelanggan menjaga pengeluaran bulanannya. Sedangkan Wimode lebih diarahkan pada pemenuhan kebutuhan layanan komunikasi data.
Anugerah Top Brand Award ini menjadi pembuka tahun 2009 yang cukup baik bagi Bakrie Telecom. Sebelumnya, berbagai penghargaan nasional maupun internasional berhasil diraih sebagai pembuktian kinerja mengkilap perusahaan. Tahun lalu, perusahaan mendapatkan predikat sebagai ”Asia Pacific’s Most Promising Service Provider” pada ajang 2008 Frost & Sullivan Asia Pacific ICT Award. Bakrie Telecom merupakan penerima award dari Indonesia pertama sepanjang sejarah Frost & Sullivan ICT Awards yang tahun 2008 lalu dilaksanakan untuk kelima kalinya.
Selain itu di bulan Agustus 2008, Bakrie Telecom juga menerima penghargaan di ajang Indonesia Brand Award sebagai ”The Most Prospective Brand in Indonesia” untuk kategori CDMA Cellular Providers dari MARS dan Majalah Swa. Kemudian untuk kategori kepuasan pelanggan, Bakrie Telecom meraih 2 penghargaan sekaligus di ajang Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) 2008 yang diselanggarakan oleh konsultan riset kepuasan pelanggan FRONTIER dan Majalah Swa pada bulan September 2008. Penghargaan tersebut diberikan pada Bakrie Telecom sebagai pemenang ICSA 2008 untuk kategori Simcard Prabayar dan Pascabayar FWA – Esia.
Bakrie Telecom, dengan spirit “disruptive innovations”-nya, memang dikenal sebagai operator telekomunikasi yang memiliki produk dan layanan hemat. Esia diposisikan sebagai layanan telekomunikasi bergerak yang handal dan hemat. Bagi konsumen rumahan, tersedia Wifone, sementara untuk masyarakat yang membutuhkan perangkat internet dan telekomunikasi yang berkecepatan tinggi, praktis dan hemat, Wimode adalah solusinya.
Hingga akhir tahun 2008 lalu, Bakrie Telecom berhasil mencapai 7,3 juta pelanggan. Perusahaan menargetkan pencapaian 10,5 juta pelanggan di akhir 2009.
Filed under: Bakrie Telecom | Tagged: Bakrie Telecom, esia, hemat, prabayar termurah, top brand






















