Persembahan Khusus Esia di Gerakan Bandung Hijau: Esia Pangkas Harga Kartu Perdana & Tarif Telepon

Persembahan Khusus Esia di Gerakan Bandung Hijau: Esia Pangkas Harga Kartu Perdana & Tarif Telepon

Bandung, 25 Juni 2009

Image

Hijaukan Bandung dengan SP Esia – Erik Meijer – Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk. didampingi Noor Patria Eka – GM Regional Jabar pada saat melepas parade peluncuran SP Esia Termurah edisi Hijaukan Bandung yang dikomandoi oleh grup musik Bandung ”SHE”, Kamis (25/06/09), di Bandung.

Seiring dengan pertumbuhan pesat pelanggan Esia di Bandung dan sekaligus turut meramaikan Gerakan Bandung Hijau (GBH), Bakrie Telecom memberikan persembahan khusus berupa penurunan harga kartu perdana maupun tarif telepon Esia untuk wilayah Bandung. Harga kartu perdana khusus hanya seharga Rp 5 ribu – harga termurah yang pernah ada di Bandung. Sedangkan, tarif teleponnya juga diturunkan hingga menjadi tarif termurah ke semua operator lain, baik untuk telepon ke GSM maupun telepon keluar kota dan luar negeri. Demikian pula dengan paket Hape Esia dengan keuntungan tambahan yang bisa didapatkan selama GBH berlangsung dari tanggal 17 Juni hingga 17 Agustus 2009.

”Bandung merupakan kota sangat penting bagi Bakrie Telecom dan sudah lebih dari 1 juta penduduk Bandung menggunakan secara aktif layanan Esia. Maka dari itu, kami sangat peduli terhadap masyarakat dan lingkungan hidup di Bandung. Gerakan Bandung Hijau sangat cocok dengan semangat Bakrie Telecom untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan tentu serba hijau. Untuk mendukung Gerakan Bandung Hijau ini, hari ini kami memperkenalkan beberapa produk khusus yang akan memanjakan pembelinya sekaligus membantu program penghijauan Bandung”, ujar Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk dihadapan media ketika meluncurkan kartu perdana baru seharga Rp 5 ribu dan bundling Hape Esia khusus Gerakan Bandung Hijau di Bandung kemarin.

Sementara itu, tarif yang diberikan Esia bagi pelanggannya di Bandung juga sangatlah kompetitif. Untuk telepon ke semua operator dalam kota tarifnya Rp 480 per menit (diluar ppn). Tarif ini paling murah untuk telepon ke GSM karena bisa 3 kali lebih murah dibanding tarif operator GSM. Sedangkan telepon keluar kota dan luar negeri (pake kode 01010) dipatok hanya Rp 800,- per menit (diluar ppn). Untuk tujuan yang sama tarif GSM bisa 5 kali lebih mahal.

Bakrie Telecom berupaya menyatukan beberapa dukungannya terhadap program GBH ini dalam program sinergi yang saling mendukung dimana aktivitas sosial berupa pembelian bibit pohon sukun lewat gelang karet Bandung Hijau akan berpadu dengan upaya komersial memperluas penetrasi Esia di wilayah Bandung dan sekitarnya. Lewat isu kepedulian lingkungan, Bakrie Telecom mengajak masyarakat untuk turut serta berperan aktif menghijaukan kota Bandung melalui pembelian gelang Bandung Hijau. Setiap pembelian produk Hape Esia bundling khusus GBH akan mendapatkan 1 gelang karet Bandung Hijau yang dananya akan digunakan untuk membeli bibit pohon sukun. ”Jadi selain turut membantu program lingkungan, masyarakat juga mendapatkan keuntungan lebih. Harga kartu perdananya sangat murah, cuma lima ribu dan bagi masyarakat yang membeli Hape Esia akan mendapatkan harga khusus sekaligus bonus tambahan talktime sebesar harga Hape Esia yang dibelinya”, katanya.

Sebagai contoh, Erik menjelaskan selama Gerakan Bandung Hijau berlangsung masyarakat yang membeli Hape Esia versi Ngoceh yang ditawarkan seharga Rp 218.900,- (termasuk ppn) akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa bonus talktime senilai Rp 218.900,- yang akan secara otomatis ditambahkan dalam nilai talktimenya.

Sementara mereka yang membeli Hape Esia berwarna seharga Rp 299.000,- (termasuk ppn) akan mendapatkan tambahan keuntungan bonus talktime juga senilai Rp 299 ribu yang akan secara otomatis ditambahkan dalam nilai talktimenya,-.

Berbagai program inovatif ini diyakini Erik akan semakin memperkuat posisi Esia sebagai market leader di pasar CDMA kota Bandung. Merujuk pada hasil survey oleh perusahaan riset internasional Roy Morgan pada kuartal pertama tahun 2009, Erik menyatakan bahwa 69% pengguna CDMA di kota Bandung telah memilih mengunakan Esia sebagai operator telekomunikasinya.

Pencapaian dalam market leader ini, menurutnya perlu disyukuri dan menandakan bahwa Esia lewat program-programnya yang selalu memberikan keuntungan lebih pada pelanggan dapat diterima oleh masyarakat. Namun di sisi lain masyarakat juga akan terus melihat konsistensi Esia untuk memberikan layanan yang terbaik.

“Tantangan inilah yang menarik dan memacu kita untuk terus inovatif menciptakan produk-produk unggulan. Tidak itu saja kami pun dipacu untuk membuat program-program yang menjaga tingkat kepuasan pelanggan sehingga mereka tetap mau menikmati layanan Esia”, ujar Erik.

Karena itulah Esia akan selalu mengeluarkan produk-produk yang memperluas akses masyarakat mendapatkan layanan telekomunikasi yang murah dan handal. Sementara di sisi lain juga aktif mengeluarkan program-program kesetiaan pelanggan. “Contohnya kini setiap pelanggan Esia yang menggunakan fasilitas Esia GoGo ketika bepergian keluar kota akan mendapatkan asuransi perlindungan diri. Program-program seperti ini yang akan kami terus kembangkan sehingga Esia akan jadi pilihan pertama masyarakat kota Bandung”, tegasnya.

Pakai Esia GOGO, pergi kemana saja jadi lebih tenang !

Pakai Esia GOGO, pergi kemana saja jadi lebih tenang !


Syarat Dan Ketentuan

  • Peserta program ini adalah pengguna esia yang telah terdaftar dan mengaktifkan nomor esia atas nama dirinya
  • Usia peserta yang dapat pertanggungkan dalam asuransi Mega Life adalah antara 17 s.d 69 tahun
  • Pertanggungan asuransi kecelakaan diri gratis sebesar Rp.1.000.000,- pada saat Aktivasi GOGO berlaku selama 45 hari sejak tanggal aktivasi GOGO atau sampai kembali ke kota asal
  • Pertanggungan asuransi kecelakaan diri gratis Rp.50.000.000,- pada saat rekomendasi nomor esia berlaku selama 30 hari sejak rekomendasi dinyatakan berhasil
  • Peserta dapat merekomendasikan sebanyak mungkin pelanggan esia baru dengan maksimal pertanggungan asuransi kecelakaan diri yang didapatkan adalah sebesar Rp.300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) dan asuransi kehilangan bagasi sebesar Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah)
  • Pelanggan esia baru yang di rekomendasikan akan mendapatkan Pertanggungan asuransi kecelakaan diri gratis senilai Rp. 10.000.000,- berlaku selama 30 hari sejak pelanggan melakuakn isi ulang minimal Rp. 10.000,-
  • Peserta dapat merekemondasikan sebanyak mungkin pelanggan esia baru dan maksimal bonus talktime yang didapatkan adalah sebesar Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah)
  • Manfaat asuransi kecelakaan diri dari Megalife diberikan apabila peserta meninggal dunia karena kecelakaan

DOWNLOAD

Bakrie Telecom Raih 7 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2009

Bakrie Telecom Raih 7 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2009
Jakarta, 1 Juni 2009

BTel borong penghargaan di Indonesia Contact Center Association

 
BTEL Borong Penghargaan, Jakarta 1 Juni 2009 – PT. Bakrie Telecom, Tbk berhasil menyabet 7 penghargaan dari Indonesia Contact Center Association. Penghargaan yang diterima operator pemilik brand Esia, Wifone, Wimode, dan SLI Hemat 009 diterima pada acara The Best Contact Center Indonesia 2009 akhir pekan lalu di Jakarta. Nampak Erik Meijer, Wakil Direktur Utama BTEL didampingi Ridzki Kramadibrata, EVP Marketing, Product & CRM bersama penerima penghargaan. [photo by SYI]

PT Bakrie Telecom Tbk menyapu 7 penghargaan di acara bergengsi The Best Contact Center Indonesia 2009 yang diselenggarakan oleh ICCA (Indonesia Contact Center Association) bersama majalah iCallCenter. Ketujuh penghargaan tersebut meliputi 2 platinum dalam kategori the best business contribution dan the best quality assurance; 2 gold pada kategori the best contact center operations below 100 seats dan the best back office support; 1 silver the best large contact center manager above 100 seats serta 2 bronze pada the best inbound dan outbound agents.

Penghargaan yang diterima operator yang memiliki brand Esia, Wifone, Wimode, dan SLI Hemat 009 ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sewaktu Bakrie Telecom sudah meraih 5 penghargaan untuk contact centernya.

The Best Contact Center Award merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi pelaku contact center di Indonesia. Diselenggarakan sejak tahun 2007, ajang ini selalu diikuti oleh berbagai pelaku bisnis dari bermacam sektor industri yang sangat memperhatikan kualitas layanan pada masyarakat, seperti Bank BCA, Bank Mandiri, PT Telkom, PT Indosat dan banyak perusahaan besar lainnya di tanah air.

Melalui penghargaan ini ICCA berupaya untuk membentuk standard penilaian contact center terbaik berdasarkan aspek-aspek operasional contact center dan mendapatkan gambaran tingkat pencapaian manajemen operational dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Selain itu the best contact center Indonesia 2009 juga merupakan bentuk penghargaan bagi keberhasilan pengembangan dunia kerja contact center di Indonesia.

Adapun penilaian terhadap peserta mencakup aspek model contact center, manajemen teknologi, manajemen SDM, manajemen proses pelayanan serta manajemen infrastruktur dan lingkungan kerja.

Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk menyatakan kebanggaan atas kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan contact center yang diberikan oleh tim customer relationship management dalam 2 tahun berturut-turut. “Apalagi penghargaan platinum, penghargaan tertinggi dalam setiap kategori, diraih di kelas the best business contribution dan the best quality assurance. Hal ini membuktikan keseriusan kami dalam mengembangkan fasilitas layanan pada pelanggan”, paparnya setelah menerima penghargaan di ajang tersebut Jum’at malam (29/5/09).

Penghargaan di kategori the best business contribution, menurut Erik menunjukkan bahwa Bakrie Telecom telah mampu membalikkan pandangan dari contact center yang identik dengan cost center menjadi profit center. “Ternyata contact center pun jika dikelola dengan baik dan dikembangkan dengan menciptakan inovasi-inovasi bermutu mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan. Nah, kami telah buktikan hal itu”, tegasnya.

Juga penghargaan pada kategori the quality assurance menjadi penting karena memastikan layanan contact center yang diberikan oleh agent-agentnya telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Terlebih standar tersebut telah disempurnakan sesuai standar ISO. Pada kategori ini agent Bakrie Telecom, Bintang Mahasari meraih platinum setelah menyisihkan agent-agent dari perusahaan nasional lainnya.

Meskipun memperoleh peningkatan, Erik tetap memandang perlu diri dan segenap timnya belajar dari perusahaan-perusahaan lain yang juga memperoleh penghargaan pada malam itu. “Kedepannya kami harus tampil lebih baik dengan mengambil pelajaran berharga dari prestasi perusahan besar lainnya. Penyempurnaan teknologi, standar operasi prosedur maupun kualitas sumber daya manusia merupakan kunci untuk menjadi lebih baik di masa depan”, ujarnya yakin.

Bakrie Telecom Berangkatkan 5 Pasang Pemenang Paket Umroh Hape Esia Hidayah

Bakrie Telecom Berangkatkan 5 Pasang Pemenang Paket Umroh Hape Esia Hidayah
Jakarta, 28 Mei 2009

Image 

Hadiah Umroh dari ESIA, Jakarta 28 Mei 2009 – PT. Bakrie Telecom, Tbk, memberangkatkan 5 (lima) pasang pemenang program Umroh Hape ESIA Hidayah. Selain itu, diserahkan pula 200 paket Al-Qur’an pertama di dunia dengan bahasa Arab-Latin-Terjemahan dan dilengkapi Tajwid berwarna. Nampak 5 pemenang Umroh pada saat acara penyerahan hadiah oleh (dari kiri ke kanan) EVP Sales, Irfandi Firmansyah, VP Brand Management, Krishna Erlangga, dan EVP Marketing, Product & CRM, Ridzki Kramadibrata. [photo by SYI].

PT. Bakrie Telecom, Tbk sekali lagi memberikan nilai dan keuntungan lebih bagi pelanggannya, khususnya mereka yang memanfaatkan Hape Esia Hidayah. Melalui paket Umroh Hape Esia Hidayah, Bakrie Telecom memberangkatkan 5 pasang pemenang ke tanah suci untuk menunaikan ibadah umroh. Selain ibadah umroh, Bakrie Telecom juga menyerahkan 200 paket Al-Qur’an-ku, Al-Qur’an pertama di dunia yang dilengkapi dengan bahasa Arab – Latin – Terjemahan dan Tajwid blok warna.

Program ini telah berlangsung sejak 18 Februari hingga 30 April 2009 dan berlaku bagi pelanggan Esia yang mengaktifkan Hape Esia Hidayah dan telah melakukan pengisian ulang senilai Rp 20 ribu selama periode promo berlangsung. Pemenang keseluruhan hadiah ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Malang, Bandung, Jakarta, Makassar, Balikpapan, Medan, Padang, Bandar Lampung, Jambi, Palembang, Yogyakarta, Tasikmalaya dan masih banyak lagi.

”Salah satu nilai lebih dari produk Hape Esia Hidayah terletak pada nilai keagamaan di mana pelanggan Esia mendapatkan berbagai fitur Islami seperti pengingat waktu sholat, nada dering Islami dan bahkan membaca kitab suci Al-Qur’an lengkap 30 Juz. Kami berupaya melengkapinya dengan memberi kesempatan pada mereka yang menggunakan hape ini dengan paket umroh ke tanah suci”, ujar Ridzki Kramadibrata, Executive Vice President PT. Bakrie Telecom, Tbk, ketika menerima ke lima pasang pemenang paket umroh Hape Esia Hidayah di Jakarta hari ini.

Menurut Ridzki, keuntungan-keuntungan lebih yang semakin meningkatkan nilai penggunaan Hape Esia Hidayah akan terus dioptimalkan. Terbukti respon masyarakat sangat positif dan mereka bangga menggunakan Hape Esia Hidayah karena memberikan berbagai manfaat diluar fungsi komunikasi yang dimiliki produk ini.

Bagi Bakrie Telecom pemberian kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh selain memperkokoh posisinya sebagai operator yang secara konsisten memberikan nilai lebih pada pelanggannya, juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk bisa berangkat dan beribadah di tahah suci secara gratis. ”Inilah kontribusi Hape Esia Hidayah yang membuat Ibadah semakin Indah”, kata Ridzki.

Total penjualan Hape Esia Hidayah hampir mencapai angka 500 ribu yang tersebar di berbagai daerah di nusantara. Antusiasme ini, diyakininya lebih terpicu pada kesadaran masyarakat akan manfaat lebih yang ditawarkan Esia. Lewat Hape Esia Hidayah, pelanggan Esia bisa lebih memaksimalkan nuansa Islami dan memberikan kebanggaan serta identitas tersendiri bagi pemakainya. Karena itu Ridzki tetap mengajak masyarakat untuk terus mendukung kehadiran Hape Esia Hidayah yang dipandangnya penuh manfaat dan keuntungan dari sisi fungsional maupun sosial.

Selain fitur Islami dan kesempatan melakukan ibadah umroh, pelanggan Esia Hidayah juga memberikan infaq yang disisihkan dari pembelian setiap produk ini. ”Melalui penyerahan dana infaq, Bakrie Telecom ingin menunjukkan kepada pelanggan Esia dan masyarakat umum bahwa dana mereka telah digunakan untuk kepentingan sosial kemasyarakatan yang sangat bermanfaat. Inilah bentuk pertanggungjawaban dan transparansi kami sebagai bentuk implementasi dari good corporate governance”, jelas Ridzki lebih lanjut.

Sejauh ini pelanggan Esia Hidayah telah memberikan kontribusi infaq senilai Rp 5 miliar yang penyaluran bantuannya dilakukan melalui 5 lembaga, yaitu Majelis Ulama Indonesia, Dompet Dhuafa Republika, Bakrie Untuk Negeri, ANTV Peduli dan kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR) BTEL.

Dana infaq tahap pertama senilai Rp 1,4 Miliar telah diserahkan pada kelima lembaga tersebut di awal bulan Desember 2008 dan infaq tahap kedua senilai Rp 1 Miliar juga telah diberikan pada bulan Februari 2009.

Lewat Gosok Pasti Untung, Esia Terus Kembangkan Program Keuntungan Pelanggan

Lewat Gosok Pasti Untung, Esia Terus Kembangkan Program Keuntungan Pelanggan
Jakarta, 26 Mei 2009

Image 

ESIA Gosok Pasti Untung, Jakarta 26 Mei 2009 – PT. Bakrie Telecom, Tbk (BTEL), pemilik layanan telekomunikasi hemat ESIA hari ini meluncurkan program Gosok Pasti Untung. Pelanggan ESIA yang membeli kartu isi ulang bertanda khusus senilai Rp. 25 ribu berkesempatan memenangkan hadiah langsung sepeda motor dan milyaran Talktime. Tampak Wakil Direktur Utama BTEL, Erik Meijer menunjukkan hadiah sepeda motor kepada media, didampingi EVP Marketing, Product dan CRM, Ridzki Kramadibrata (tengah) dan EVP Sales, Irfandi Firmansyah. [Photo by SYI]

 

Esia kembali meluncurkan terobosan programnya yang terbaru, ”Gosok Pasti Untung” untuk membuktikan keseriusannya mengembangkan program yang menguntungkan pelanggan. Dengan program Gosok Pasti Untung, Esia memberikan bonus tambahan talktime bagi setiap pelanggannya yang membeli kartu isi ulang khusus Gosok Pasti Untung senilai Rp 25 ribu ditambah dengan berbagai hadiah hingga hadiah utama sepeda motor. Total hadiah yang dibagikan kepada pelanggan Esia mencapai angka Milyaran.

”Sesuai dengan namanya, program ini dibuat sangat sederhana dan pasti menguntungkan. Pelanggan tinggal beli voucher khusus senilai Rp 25 ribu, kemudian gosok pada panel belakang, maka keuntungan langsung dan pasti didapat”, kata Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk saat meluncurkan program ini di Jakarta hari ini.

Diakuinya program Gosok Pasti Untung berbeda dengan program-program berhadiah yang dilakukan operator telekomunikasi lainnya. ”Disini semua pelanggan pasti dapat bonus, mulai dari bonus talktime hingga kesempatan dapat motor. Program ini memang dibuat secara transparan, pelanggan langsung dapat melihat hadiahnya. Nggak ada yang namanya untung-untungan. Semua pasti dapat dan semua pasti untung”.

Uniknya lagi belum pernah ada sebelumnya voucher isi ulang di Indonesia dengan scratch panel (panel gosok) dua buah. Pada panel gosok pertama berisi nomor voucher sedangkan pada panel kedua berisi jenis hadiahnya. ”Biasanya kartu isi ulang hanya satu memuat nomor voucher yang harus digosok dan kemudian didaftarkan dulu untuk menambah talktimenya. Nah di kartu ini kami tambahkan satu panel gosok lagi untuk melihat jenis hadiahnya. Jadi pelanggan bisa langsung tahu dia dapat hadiah apa”, jelas Erik.

Selain itu untuk menjaga tingkat kepercayaan masyarakat pada program ini maka Esia telah mendapatkan ijin dari Departemen Sosial RI. Sesuai peraturan yang berlaku bahwa semua jenis hadiah harus mendapatkan persetujuan dan ijin dari pemerintah, dalam hal ini Departemen Sosial. Karena itu sebagai wujud tata kelola usaha yang baik (good corporate governance) maka Esia pun mengajukan permohonan ijin tersebut.

Sejalan dengan tagline ”Untung Pakai Esia”, Bakrie Telecom lewat Esia secara konsisten dan berkelanjutan terus memberikan program-program yang menguntungkan dan murah bagi masyarakat. Program kejutan yang menguntungkan pelanggan terus dibuat untuk menjaga tingkat kepuasan yang berujung pada kualitas loyalitas pelanggan.

”Bagi Esia, pelanggan adalah yang utama. Karena itu kami harus menjaga kualitas layanan sekaligus memberikan yang terbaik melalui program-program yang dipastikan memberikan keuntungan tambahan bagi mereka. Program Gosok Pasti Untung merupakan salah satu program dari sekian banyak program-program yang memberi keuntungan bagi pelanggan yang sengaja kami buat untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen kami pada pelanggan Esia”, ujar Erik. Sejauh ini Esia dikenal sebagai operator yang konsisten terus memberikan keuntungan bagi pelanggan. ”Lihat dan bandingkan saja tarif teleponnya. Pasti yang termurah. Juga harga hapenya sangat terjangkau. Isinya pun disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing segmen pelanggan”, jelasnya.

Selain itu Esia juga aktif menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang dapat memberikan keuntungan lebih pada pelanggannya. Kerjasama potongan harga bagi pelanggan Esia dengan berbagai pihak, seperti tempat makan, tempat rekreasi hingga pusat perbelanjaan secara konsisten dilakukan. ”Ini bentuk penghargaan kami pada pelanggan dan semuanya mengacu pada satu kalimat sederhana: Untung Pakai Esia”, tegasnya.

Bagi pelanggan yang isi talktimenya masih berlebih, Erik mengingatkan bahwa Esia punya program transfer talktime maupun masa aktif antar pelanggan Esia. Program pertama di Indonesia ini memungkinkan pelanggan Esia untuk mengirimkan sejumlah talktime maupun masa aktif bagi pelanggan Esia lainnya yang kehabisan talktime atau masa aktif sehingga dia bisa tetap melanjutkan percakapan teleponnya.

Dengan menciptakan secara konsisten dan berkesinambungan program-program yang menguntungkan, Erik berharap pelanggan Esia akan tetap setia. ”Tidak ada untungnya hanya memanfaatkan bonus kartu perdana. Karena keuntungan menjadi pelanggan Esia jauh lebih besar dan kami akan terus menciptakan program-program kejutan yang menguntungkan pelanggan, sesuai tagline kami ’Untung Pakai Esia’”, tegasnya.

Esia Keluarkan Edisi Terbatas Esia 8 Pilihan Paket Perdana dan Tarif Baru Buat Warga Jakarta

Esia Keluarkan Edisi Terbatas Esia 8 Pilihan Paket Perdana dan Tarif Baru Buat Warga Jakarta
Jakarta, 19 Mei 2009

Image 

PT. Bakrie Telecom, Tbk (BTEL) pemilik layanan telekomunikasi hemat ESIA, hari ini meluncurkan ”ESIA 8”. Kartu Perdana Edisi Spesial ini memiliki nomor berawalan 8 dan dicetak terbatas khusus untuk warga Jakarta. Wakil Dirut BTEL, Erik Meijer (tengah) meluncurkan ESIA 8 di Jakarta hari ini, didampingi EVP Marketing, Product & CRM, Ridzki Kramadibrata, dan EVP Sales, Irfandi Firmansyah (bertopi). [photo by Yudha]

 

Esia tidak henti-hentinya mengeluarkan langkah inovatif, trendsetter sekaligus pelopor pembaruan di industri telekomunikasi Indonesia. Kemarin (Selasa, 19/5/09) Esia meluncurkan ”Esia 8” yang berisi 2 keunikan dan keuntungan sekaligus khusus bagi warga Jakarta yaitu paket perdana baru dan pilihan tarif baru.

Paket perdana baru ini memiliki beberapa keunikan. Tawaran paling menonjol ada di nomor telponnya karena bukan berawalan “9″ seperti semua nomor Esia selama ini, tetapi berawalan “8″ yang sering disebut sebagai angka keberuntungan. Esia hanya akan keluarkan jumlah paket “Esia 8″ khusus ini yang sangat terbatas karena nomor ini memang hanya ada alokasi terbatas, sehingga paket perdana dan nomor-nomor berkepala “8″ ini disebut sebagai Edisi Terbatas.

Uniknya lagi, paket perdana “Esia 8″ memiliki tarif yang juga unik dan sangat murah serta sederhana bagi pelanggan Esia, terutama bagi yang sering telpon ke nomor operator lain. Suatu tawaran tarif menguntungkan yang diciptakan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan situasi nyata yang berkembang di tengah masyarakat.

”Dari dulu Esia sudah dikenal sebagai pelopor tarif murah dan tetap termurah. Kami ingin memperkuat kesan tersebut dengan kembali bikin kejutan melalui pilihan tarif terbarunya. Tarif ini sengaja kami buat sesuai komitmen awal, konsisten dan transparan bagi pelanggannya: murah, sederhana dan berlaku sepanjang hari, setiap hari, sejak menit pertama tiap nelponnya tanpa syarat dan ketentuan yang berlaku”, ujar Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk saat meluncurkan produk ini di Jakarta kemarin.

Ditegaskannya kembali bahwa tarif antar sesama pelanggan Esia tidak diragukan lagi sudah pasti murah dan menguntungkan. Namun ada beberapa pelanggan yang masih juga sering nelpon ke rekan atau kerabatnya yang masih pakai nomor GSM. ”Ini kenyataan. Harus diakui bahwa market share GSM di Indonesia masih jauh lebih besar dibanding CDMA. Kami tak menampik kenyataan tersebut. Namun mendengar dan memahami informasi pelanggan ini, Esia langsung menjawabnya dengan menurunkan tarif panggilannya ke semua nomor GSM lokal sebesar 40% menjadi hanya Rp 480 per menit (diluar ppn). Dengan demikian tarif telpon Esia ke GSM menjadi jauh lebih murah di banding tarif telpon antar nomor GSM yang bisa sampai 3x lebih mahal!”, papar Erik mengomentari keuntungan menggunakan Esia untuk melakukan percakapan telepon dengan pelanggan operator GSM di kota yang sama.

Tarif menguntungkan juga diterapkan bagi pelanggan Esia yang sering menelpon pelanggan operator lain di luar kota atau luar negeri. Kini Esia memberi solusi dengan tarif termurah telpon ke seluruh kota maupun seluruh dunia dengan tarif hanya Rp 800 per menit (diluar ppn), kemanapun di Indonesia ataupun di dunia. Untuk telpon keluar negeri dgn tarif semurah ini harus melalui kode akses 01010. ” Lewat lah jaman dimana kita harus keluarkan ribuan Rupiah untuk nelpon keluar kota atau keluar negeri. Dengan Esia semua tarif memang murah dan sederhana. Tak diragukan lagi”, tegasnya.

Melihat konsistensi Esia akan tarif murah dan sederhana, Erik mengingatkan pelanggan Esia bahwa kini mereka hanya perlu tinggal mengingat 3 angka saja soal tarif Esia: 80 – 480 – 800. Rp 80 ke seluruh nomor Esia se-Indonesia; Rp 480 ke seluruh nomor lokal lain selain Esia (termasuk semua nomor GSM); dan Rp 800 untuk setiap panggilan ke nomor operator lain diluar kota ataupun diluar negeri. Tarif murah dan sederhana ini berlaku setiap hari, sepanjang hari, sejak menit pertama dan bukan tarif promo.

Kejutan Esia ternyata tidak berhenti pada soal tarif saja. Karena Esia mengerti bahwa setiap pelanggan pasti ada kebutuhan dan keinginan sendiri, maka Esia memberi kesempatan bagi seluruh pelanggannya untuk memilih sendiri paket tarif yang diinginkannya. Artinya, jelas Erik lebih lanjut, pembeli paket perdana “Esia 8″ dapat memilih untuk berpindah ke tarif regular Esia yang dikenal selama ini jika diinginkan, dan sebaliknya pelanggan Esia nomor regular berkepala “9″ juga dapat menikmati tarif terbaru 80-480-800.

Suatu langkah kejutan dan terobosan yang menjadi ciri khas Esia. Persoalan tarif bukan saja menekankan pada sisi murah, tapi memberikan ruang bagi pelanggan untuk memilih berdasarkan informasi yang sederhana dan transparan. Menurut Erik, berpindah tarif sangatlah sederhana. Cukup dengan mengirim SMS ke nomor 828 dengan isi “8″ untuk pindah ke tarif “80-480-800″ atau ketik “9″ untuk pindah ke tarif regular esia Jakarta. Pelanggan bisa pindah sesering keinginannya dan setiap pindah akan dikenakan biaya mutasi hanya Rp 4800. Mudah dan fleksibel.

Dengan memberikan pilihan bagi pelanggannya, Esia diyakini akan semakin tampak berbeda dengan operator lainnya. Karenanya tidaklah mengherankan jika laju pertumbuhan Esia menunjukkan grafik pertumbuhan yang konsisten dari waktu ke waktu. Sampai dengan akhir bulan Maret 2009, jumlah pelanggan Bakrie Telecom secara nasional mencapai angka 8 juta pelanggan. Jumlah ini mengalami pertumbuhan 77,8% dibanding periode yang sama tahun lalu dimana jumlah pelanggannya tercatat sebesar 4,5 juta pelanggan.

Jika dibandingkan dengan jumlah pelanggan Bakrie Telecom di akhir 2008 sebesar 7,3 juta pelanggan, maka dalam 3 bulan pertama 2009, Bakrie Telecom mengalami pertumbuhan sebesar 700 ribu pelanggan. Jumlah pertumbuhan ini setara dengan kenaikan 9,9%

Gandeng Bakrie Telecom, Pelita Jaya Rubah Nama Jadi Pelita Jaya Esia

Gandeng Bakrie Telecom, Pelita Jaya Rubah Nama Jadi Pelita Jaya Esia
Jakarta, 4 Mei 2009

Image 

Pelita Jaya, salah satu klub peserta IBL (Indonesian Basket League) 2009 berupaya serius menghadapi roda kompetisi berikutnya. Salah satunya dengan menggandeng Bakrie Telecom, operator telekomunikasi yang memiliki produk Esia, Wifone, Wimode dan SLI Hemat 009. Dengan kerjasama ini maka nama klub basket Pelita Jaya berubah menjadi Pelita Jaya Esia.

Nama Pelita Jaya Esia akan dipakai di semua elemen klub, seperti Jersey. Selain itu Esia juga berhak memanfaatkan setiap pertandingan Pelita Jaya untuk kegiatan komersial maupun pengenalan merek. Bahkan kedepannya sedang dirancang pula klinik pelatihan (coaching clinic) Esia – Pelita Jaya yang mengajarkan teknik-teknik bermain bola basket pada anak-anak di berbagai tingkatan sekolah di beberapa kota di Indonesia. Bahkan kedepannya Bakrie Telecom sedang merancang sebuah rencana pengelolaan mobile content Pelita Jaya Esia dan pengelolaan fans club.

”Basket telah lama populer di Indonesia. Sejak kecil kita telah diperkenalkan dengan cabang olah raga ini. Karena itu tidak mengherankan jika penggemar fanatik basket tersebar di seluruh Indonesia, khususnya pada kalangan kaum muda. Popularitas inilah yang menyebabkan Bakrie Telecom ingin berpartisipasi di dalam olah raga ini dengan mendukung Pelita Jaya”, ujar Ridzki Kramadibrata, Executive Vice President PT Bakrie Telecom Tbk ketika memperkenalkan kerjasama Esia – Pelita Jaya dihadapan media di Jakarta kemarin.

Potensi dan popularitas olah raga bola basket di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda tampaknya telah menarik minat Bakrie Telecom untuk berpartisipasi didalamnya. Terutama dalam menghadapi musim kompetisi IBL 2009 putaran kedua yang akan diadakan di 3 kota: Surabaya, Jakarta dan Bandung awal bulan Mei ini.

”Selain komersial, kegiatan ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan pada sektor pendidikan. Sektor yang menjadi perhatian utama dalam aktivitas corporate social responsibility Bakrie Telecom. Kita harapkan dari klinik-klinik pelatihan ini akan muncul tunas-tunas muda yang akan mengharumkan nama Indonesia melalui dunia bola basket”, ujarnya lebih lanjut.

Dengan menggandeng klub bola basket Pelita Jaya, Bakrie Telecom lewat produknya Esia ingin memperluas penetrasi dan pengenalan produknya (brand awareness) di dunia olah raga. Sebelumnya, operator telekomunikasi CDMA ini pernah aktif terlibat dan mendukung tim-tim sepakbola tanah air, seperti Pelita Jaya Krakatau Steel, Persib Bandung maupun Persija Jakarta. Bahkan Esia pernah pula berpartisipasi dalam Liga Esia Jawa Timur.

Disamping itu Bakrie Telecom juga merupakan bagian dari Kelompok Usaha Bakrie (KUB) yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan olah raga di Indonesia. KUB begitu dekat dengan dunia sepakbola, Tenis, Basket dan Bulutangkis. Bahkan Nirwan Bakrie begitu lekat dengan kehidupan sepakbola Indonesia berkat keterlibatannya di jajaran pengurus PSSI.

”Patut diingat klub bola basket Pelita Jaya adalah juga bagian dari Kelompok Usaha Bakrie. Karena itu Bakrie Telecom ingin ikut berperan serta aktif untuk bersama-sama mengembangkan prestasi dan popularitas Pelita Jaya di masa depan”, papar Ridzki.

Sementara itu Andiko Ardi Purnomo, Ketua Umum Pelita Jaya menyatakan keterlibatan Bakrie Telecom di Pelita Jaya merupakan cermin sinergi yang baik antara dunia bisnis dan kemajuan serta keberlangsungan olah raga. ”Kita mengenal bagaimana perusahaan-perusahaan besar di dunia maupun di Indonesia berperan penting dalam perkembangan prestasi olah raga. Sebuah hubungan ideal yang saling menguntungkan”, jelas Diko.

Untuk itu, Diko mengundang pelaku-pelaku usaha lainnya berpartisipasi aktif dalam kehidupan olah raga tanah air. Pelaku dunia usaha dapat memanfaatkan olah raga untuk kepentingan usahanya, sebaliknya klub-klub olah raga terus intensif mengembangkan kemampuan dan prestasinya agar dunia bisnis tertarik untuk mendukung keberlangsungan hidup, baik klub maupun kompetisinya.

”Apalagi Bakrie Telecom adalah saudara kami sendiri dalam Kelompok Usaha Bakrie. Kemajuan Bakrie Telecom adalah kemenangan bagi Pelita Jaya. Demikian pula sebaliknya. Ini adalah langkah awal dari kebersamaan kita menuju masa depan yang lebih baik”, tandas Diko.

Akhiri Era Duopoli, Bakrie Telecom Resmikan Layanan Telepon Internasional 009

Akhiri Era Duopoli, Bakrie Telecom Resmikan Layanan Telepon Internasional 009
Tarif Termurah SLI 009 membuat tarif SLI di Indonesia Turun Hingga 77%; Suara Bening Harga Banting

Jakarta, 15 April 2009

Image 

SLI Hemat 009, Jakarta 15 April 2009 – Presiden Direktur PT. Bakrie Telecom, Tbk, Anindya N. Bakrie (tengah), didampingi Wakil Dirut, Erik Meijer (kiri) dan Direktur Corporate Services, Rakhmat Junaidi, mencoba layanan Sambungan Langsung Internasional (SLI) 009 milik Bakrie Telecom. SLI 009 ini memungkinkan penghematan biaya hingga 77%. [photo by SYI]

 

Setelah mendapatkan lisensi jaringan tetap SLI (Sambungan Langsung Internasional) dari pemerintah pada bulan September 2007 dan disusul oleh ijin penyelenggaraan jaringan tetap sambungan internasional pada bulan Februari 2009, PT Bakrie Telecom Tbk secara resmi melayani jasa telepon internasional dengan kode akses 009. Beroperasinya layanan telepon internasional Bakrie Telecom ini sekaligus menandai berakhirnya era duopoli telekomunikasi penyelenggaraan layanan SLI di Indonesia.

Melalui Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika no. 59/KEP/M.KOMINFO/02/ 2009 tentang Izin Penyelenggaraan Jaringan Tetap Sambungan Internasional, pemerintah memberikan kepercayaan kepada Bakrie Telecom untuk menyelenggarakan jasa-jasa teleponi dasar berupa jasa telepon, faksimili, teleks, telegraf dan data. Bakrie Telecom pun dapat menyelenggarakan fasilitas tambahan (fitur) yang melekat pada jasa telepon dasar seperti SMS (Short Messaging Service) dan MMS (Multimedia Messaging Service). Karena itu Bakrie Telecom bisa menggunakan kode akses sambungan internasional 009.

”Sebuah moment yang membanggakan bagi kami di Bakrie Telecom bahwa kami sekarang dapat melayani kebutuhan sambungan langsung internasional. Untuk itu kami siap memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. Peresmian layanan ini juga merupakan bagian dari langkah perusahaan untuk menjadi Full Service Network Provider”, ujar Anindya N Bakrie pada saat peresmian beroperasinya layanan SLI Bakrie Telecom di Jakarta kemarin.

Bakrie Telecom pun, jelas Anindya, akan dapat mensinergikan upaya perluasan wilayah layanan yang kini telah mencapai 64 kota di akhir 2008 dengan layanan sambungan internasional dan sambungan jarak jauh yang lisensinya baru saja didapatkan Desember lalu sehingga dapat memberikan keuntungan bagi pelanggan, dalam hal ini tentu saja berupa layanan telekomunikasi yang terjangkau dan berkualitas serta memenuhi komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. Diakuinya lebih lanjut keberhasilan perusahaan menggelar layanan telepon internasional ini akan semakin memperkuat posisi Bakrie Telecom sebagai operator telekomunikasi nasional. Di satu sisi kontribusi perusahaan untuk membuka akses masyarakat ke pentas internasional lebih luas lagi serta menambah potensi pelanggan. Di lain sisi berjalannya layanan internasional ini akan memberikan perusahaan potensi pendapatan yang diperolehnya melalui percakapan telepon internasional.

Tarif Khusus Telepon Internasional

Sementara itu Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk pada kesempatan yang sama menyatakan SLI 009 akan memberikan tarif khusus SLI yang hemat hingga 77% dibanding layanan sejenis yang sudah ada sebelumnya. Menurutnya, sebagai operator telekomunikasi yang konsisten memberikan tarif murah, Bakrie Telecom selalu berupaya untuk memberikan keringanan biaya ditengah situasi ekonomi yang tidak menguntungkan saat ini. “Bakrie Telecom sudah terbukti memberikan tarif telpon termurah bagi masyarakat, juga tarif SMS termurah dan harga ponsel termurah. Kini ditambahkan dengan penawaran telpon keluar negeri atau SLI termurah di Indonesia”, tambahnya.

Namun, meskipun tarifnya turun drastis, tapi Bakrie Telecom menjamin kualitas suaranya bening karena tidak disalurkan melalui jaringan internet atau VOIP (Voice Over Internet Protocol) namun melalui real ”clear channel voice connection” tanpa kompresi. Karena itu Bakrie Telecom mengambil tajuk berjudul ”Suara Bening Harga Banting” untuk menggambarkan kepedulian perusahaan terhadap tarif murah tapi layanan tetap disediakan dengan kualitas prima.

Selain itu tarif hemat tersebut diterapkan disemua waktu atau tidak mengenal time band, dan dari dan ke semua jenis telpon (PSTN maupun ponsel). Kapan saja masyarakat melakukan panggilan telepon tarifnya sama. Hitungan tarifnya juga per detik sehingga lebih adil bagi pelanggan (time-unit tarif per detik berlaku untuk Bakrie Telecom, XL dan AXIS. Untuk operator lain time unit bisa berbeda sesuai kebijakan masing-masing operator).

Dalam perkenalan layanan baru SLI 009, Bakrie Telecom telah memberlakukan tarif khusus percakapan telepon Internasional ke negara-negara Amerika Serikat dan Asia seperti China, Hongkong, Singapura, Malaysia, Brunei, Thailand, Korea Selatan dan Taiwan.

“Tarif tersebut hanya Rp 49 per detik diluar ppn dan berlaku sepanjang hari tanpa mengenal pembatasan waktu tertentu (peak dan off peak). Juga berlaku di hari-hari libur, baik hari minggu maupun hari libur nasional” kata Erik.

 

Geography PSTN (Rp/sec) Mobile (Rp/sec) PSTN (Rp/min) Mobile (Rp/min)
Special Tariff to Asia Countries and USA 49 49 2940 2940
Other Asia/Australia/New Zealand/Canada 69 69 4140 4140
Middle East 99 99 5940 5940
Africa 119 119 7140 7140
Europe 99 99 5940 5940
Other North and South America 149 149 8940 8940
Oceania 169 169 10140 10140

 

“Kami berharap tarif SLI hemat kita dapat memberikan nilai lebih kepada pelanggan dan sekaligus mendorong mereka untuk mencoba kualitas layanan telepon internasional Bakrie Telecom.. Murah dan berkualitas”, katanya.

Disamping layanan SLI Hemat 009, Bakrie Telecom juga mulai menyediakan layanan komunikasi data bagi pelanggan corporate dengan menggunakan teknologi IPLC’s atau Private Leased Lines (point to point leased lines) dan juga menyediakan jasa bandwidth internet. Dengan layanan ini maka perusahaan yang memiliki perwakilan atau pun kantor pusat di luar negeri dapat tetap menjalin hubungan komunikasi bisnis melalui dedicated lines dengan tarif yang sangat terjangkau. Tarif murah international bandwidth Bakrie Telecom juga membuka kesempatan bagi para Internet Service Providers (ISP) di Indonesian untuk dapat menurunkan biayanya sehingga akses internet di Indonesia bisa juga menjadi lebih murah dalam waktu dekat ini.

ESIA Raih TOP BRAND Award 2009 Kategori CDMA Prabayar & Pascabayar

ESIA Raih TOP BRAND Award 2009 Kategori CDMA Prabayar & Pascabayar

Jakarta, 15 Februari 2009

Esia, produk telekomunikasi yang dikeluarkan oleh PT. Bakrie Telecom Tbk. berhasil meraih penghargaan prestisius di bidang merek, yaitu Top Brand Award 2009 untuk kategori Kartu CDMA Prabayar & Pascabayar. Penyerahan penghargaan dilakukan Kamis lalu (12/02/09) kepada Rakhmat Junaidi, Direktur Corporate Services dan Krishna Zulkarnain, Vice President Marketing PT Bakrie Telecom Tbk di Jakarta. Penghargaan ini menunjukkan posisi dan kinerja ESIA sebagai merek yang sangat kuat dalam benak konsumen sehingga mampu berada pada Top of Mind Share, Top of Market Share, dan Top of Commitment Share.

Top Brand merupakan penghargaan prestisius yang digagas oleh Majalah Marketing bekerja sama dengan Frontier Consulting Research sejak tahun 2007. Sebuah penghargaan yang diberikan kepada merek-merek yang berhasil meraih posisi puncak sebagai merek yang mendapat tempat di hati konsumen.

Penghargaan ini juga merupakan hasil survey di 6 kota besar (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar) dengan melibatkan 3 ribu responden per kategori. Kepada mereka ditanyakan tentang merek yang peling diingat, merek yang dibeli atau dikonsumsi dan kecenderungan mereka untuk memilih merek itu kembali.

Penghargaan Top Brand yang diberikan kepada Esia memperlihatkan konsistensi dan kerja keras management dalam mengangkat nama Esia dalam kancah persaingan yang begitu ketat di industri telekomunikasi. Sebagai merek yang baru muncul di tahun 2003, Esia dihadapkan pada peta persaingan yang sangat kompetitif.

“Tentu saja ini membanggakan dan merupakan kehormatan besar bagi kami mendapatkan kepercayaan yang begitu besar dari masyarakat. Pencapaian ini tidaklah mudah dan merupakan hasil dari dedikasi tim yang meliputi seluruh karyawan dan manajemen. Namun tantangan terbesar adalah menjaga kepercayaan masyarakat”, ungkap Rakhmat.

Karena itu Bakrie Telecom akan terus merancang strategi baru untuk mempertahankan dan meningkatkan kekuatan merek sekaligus menjaga kepercayaan masyarkat. Menurutnya Bakrie Telecom akan tetap meneruskan kesuksesan dan keunikan dari program lebih baik-lebih cepat-lebih murah yang telah dimiliki sehingga dapat menyediakan layanan yang terjangkau dan memberikan nilai tambah kepada para pelanggan terutama di dalam keadaan situasi ekonomi yang sedang tidak menguntungkan seperti sekarang ini.

”Strategi yang kami terapkan merupakan bagian dari upaya kami mewujudkan visi perusahaan untuk membantu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Indonesia melalui konektivitas informasi yang terjangkau serta berkualitas”, ujarnya.

Selain itu Bakrie Telecom juga akan memperkuat 2 merek lainnya yang dimiliki oleh Bakrie Telecom, Wifone dan Wimode. Kedua merek ini sebenarnya merupakan layanan yang dibutuhkan masyarakat dalam melengkapi kepentingan jasa telekomunikasi. Wifone merupakan layanan telepon tetap tanpa kabel yang menempatkan pelanggan menjaga pengeluaran bulanannya. Sedangkan Wimode lebih diarahkan pada pemenuhan kebutuhan layanan komunikasi data.

Anugerah Top Brand Award ini menjadi pembuka tahun 2009 yang cukup baik bagi Bakrie Telecom. Sebelumnya, berbagai penghargaan nasional maupun internasional berhasil diraih sebagai pembuktian kinerja mengkilap perusahaan. Tahun lalu, perusahaan mendapatkan predikat sebagai ”Asia Pacific’s Most Promising Service Provider” pada ajang 2008 Frost & Sullivan Asia Pacific ICT Award. Bakrie Telecom merupakan penerima award dari Indonesia pertama sepanjang sejarah Frost & Sullivan ICT Awards yang tahun 2008 lalu dilaksanakan untuk kelima kalinya.

Selain itu di bulan Agustus 2008, Bakrie Telecom juga menerima penghargaan di ajang Indonesia Brand Award sebagai ”The Most Prospective Brand in Indonesia” untuk kategori CDMA Cellular Providers dari MARS dan Majalah Swa. Kemudian untuk kategori kepuasan pelanggan, Bakrie Telecom meraih 2 penghargaan sekaligus di ajang Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) 2008 yang diselanggarakan oleh konsultan riset kepuasan pelanggan FRONTIER dan Majalah Swa pada bulan September 2008. Penghargaan tersebut diberikan pada Bakrie Telecom sebagai pemenang ICSA 2008 untuk kategori Simcard Prabayar dan Pascabayar FWA – Esia.

Bakrie Telecom, dengan spirit “disruptive innovations”-nya, memang dikenal sebagai operator telekomunikasi yang memiliki produk dan layanan hemat. Esia diposisikan sebagai layanan telekomunikasi bergerak yang handal dan hemat. Bagi konsumen rumahan, tersedia Wifone, sementara untuk masyarakat yang membutuhkan perangkat internet dan telekomunikasi yang berkecepatan tinggi, praktis dan hemat, Wimode adalah solusinya.

Hingga akhir tahun 2008 lalu, Bakrie Telecom berhasil mencapai 7,3 juta pelanggan. Perusahaan menargetkan pencapaian 10,5 juta pelanggan di akhir 2009.

Hape Esia Bali, Wujud Impian Masyarakat Bali

Dilengkapi konten khusus umat Hindu dan Telepon Gratis Sesama Esia Selama 4 Bulan Di Bali

Hape Esia Bali

Hape Esia Bali

Jakarta, 6 Februari 2009.

Kini masyarakat Bali memiliki hape eksklusif yang dibuat berdasarkan masukan mereka dan dipersembahkan pula untuk mereka. Hape tersebut dilengkapi konten khusus umat Hindu seperti kalender Bali, pustaka Hindu, penanda waktu Tri Sandhya, Gending Bali dan Wallpaper Bali. Selain itu masyarakat Bali yang membeli hape ini juga akan menikmati bonus sms 240 ribu karakter ke sesama Esia dan telepon gratis juga ke sesama pelanggan Esia di Bali selama 4 bulan (hingga 31 Mei 2009). Esia juga akan menyisihkan Rp 10 ribu dari setiap penjualan Hape Esia Bali sebagai dana punia yang akan diserahkan melalui PHDI (Parisadha Hindu Dharma Indonesia).

”Hape ini sangat cocok bagi Masyarakat Bali karena idenya berasal dari masukan yang diberikan oleh masyarakat Bali sendiri. Esia tinggal memfasilitasinya dan mengemasnya dalam sebuah produk yang sesuai dengan keinginan tersebut. Bisa dikatakan Hape Esia Bali merupakan wujud dari impian masyarakat Bali karena berasal dari mereka dan diperuntukkan bagi sendiri”, papar Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk ketika memperkenalkan Hape Esia Bali di Denpasar, Bali kemarin.

Hape Esia Bali merupakan hape pertama dan satu-satunya di Indonesia yang berisi fitur-fitur pilihan khusus umat Hindu.Fitur-fitur ini dapat menjadi pengingat penting dalam beribadah sehari-hari dan telah mendapatkan rekomendasi dari PHDI.

Keterangan gambar :
Bakrie Telecom Luncurkan Hape ESIA BALI, Denpasar 6 Februari 2009.
PT. Bakrie Telecom Tbk. kembali meluncurkan produk inovatif berupa paket Hape ESIA Bali, yang dilengkapi content khusus bagi umat Hindu dan telepon GRATIS sesama nomor ESIA di Bali selama 4 bulan. Hape ESIA Bali dilengkapi Kalender Bali, Pustaka Hindu, penanda waktu Tri Sandhya, Gending, dan Wallpaper khas Bali. Masyarakat yang membeli paket hape ini juga dapat menikmati bonus gratis SMS 240 ribu karakter ke sesama ESIA, dan telepon gratis selama 4 bulan, hingga 31 Mei 2009. Nampak dalam foto (ki-ka), Erik Meijer, Wakil Direktur Utama Bakrie Telecom didampingi Linda Arisetiawati, Manajer Area Bali, dan Irfandi Firmansyah, EVP Sales. Di sampingnya, Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Bali, I Gede Nurjaya, Perwakilan Parisadha Hindu Darma Indonesia Prop.Bali, I Gusti Ngurah Sudiana, dan Ketua World Hindu Youth Organization, Arya Weda. [photo by Yudha]

Menurut Erik, masyarakat Bali merasa ciri budaya dan keagamaan mereka yang penuh dengan ajaran-ajaran Hinduisme harus terus dipelihara ditengah terpaan angin globalisasi. Perkembangan teknologi justru harus dimanfaatkan untuk memelihara keteguhan serta keunikan budaya dan agama masyarakat Bali.

Seperti halnya Hape Esia Hidayah bagi kaum muslim, Hape Esia Bali juga bisa dijadikan sarana pembelajar dan pelengkap bagi kaum Hindu Bali untuk semakin memperkokoh lagi akhlak serta nilai ibadah yang dijalankannya. Niat Bakrie Telecom dalam memperkenalkan Hape Esia Bali juga merupakan upaya untuk menjadikan teknologi sebagai bagian dari gaya hidup yang memiliki nilai-nilai religius dan karenanya bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Karena fiturnya sarat dengan nuansa keagamaan, maka perlu diperhatikan pemanfaatan fitur Hape Esia Bali dilakukan dengan mengindahkan kaidah-kaidah keagamaan, khususnya agama Hindu dan digunakan sebagimana mestinya dengan menjaga keabsahan konten yang tersedia di setiap fiturnya.

”Prinsipnya sama dengan Hape Esia Hidayah yang diperuntukkan bagi kaum muslim. Penggunaannya dan isi dalam fitur juga memperhatikan saran-saran yang diberikan oleh pihak yang berwenang. Dalam hal ini Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Pada Hape Esia Bali yang berwenang tentunya PHDI. Karena itu hape ini memang cocok sekali dengan masyarakat Bali”, kata Erik.

Keterangan Gambar:
Bakrie Telecom Luncurkan Hape ESIA BALI, Denpasar 6 Februari 2009.
PT. Bakrie Telecom Tbk. kembali meluncurkan produk inovatif berupa paket Hape ESIA Bali, yang dilengkapi content khusus bagi umat Hindu dan telepon GRATIS sesama nomor ESIA di Bali selama 4 bulan. Hape ESIA Bali dilengkapi Kalender Bali, Pustaka Hindu, penanda waktu Tri Sandhya, Gending, dan Wallpaper khas Bali. Masyarakat yang membeli paket hape ini juga dapat menikmati bonus gratis SMS 240 ribu karakter ke sesama ESIA, dan telepon gratis selama 4 bulan, hingga 31 Mei 2009. Bersamaan dengan peluncuran Hape ESIA Bali, Bakrie Telecom juga memberikan dukungan telekomunikasi kepada beberapa pura di Bali. Dalam foto nampak Erik Meijer,  Wakil Direktur Utama Bakrie Telecom, didampingi Vidi Rosen, GM Area Jatim-Bali-Nusra, dan Linda Arisetiawati, Manager Area Bali secara simbolis memberikan paket Hape ESIA Bali kepada Pengempon Pura Jagatnatha, Denpasar, Ida Bagus Widia. [photo by Yudha]

Kalender Bali misalnya. Sebagai salah satu fitur dalam Hape Esia Bali memuat aplikasi penanggalan tentang piodalan atau upacara di pura-pura Bali, terutama di pura-pura besar seperti Pura Basakih. Juga berisi aplikasi Trisandya yang mengingatkan umat Hindu untuk melakukan ritual doa 3 kali sehari.

Sedangkan fitur Pustaka Hindu memuat aplikasi yang berisi doa sehari-hari, buku suci Bhagavad Gita dan Sarasamuscaya serta aneka kidung. Pada kedua fitur tersebut pelanggan Esia harus melakukan registrasi dan kemudian dapat menikmatinya secara gratis selama 7 hari. Selanjutnya pelanggan akan dikenakan secara otomatis biaya berlangganan mingguan sebesar Rp 1000,- plus ppn untuk masing-masing fitur.
Disamping kedua fitur berbayar tersebut, pelanggan Esia dapat menikmati fitur Wallpaper Bali dan Gending Bali secara gratis. Wall paper Bali berisi gambar-gambar dan foto yang bernuansa budaya Bali. Sementara pada fitur Gending Bali lagu-lagu pda ring tonenya juga sangat bercirikan Bali seperti Janger, Layon Sari dan Mlila Cita.

Harga Hape Esia, menurut Erik, sangat ekonomis dan sama dengan hape-hape Esia lainnya yaitu Rp 299 ribu (termasuk ppn). Bonus sms 240 ribu karakter ke sesama pelanggan Esia bisa digunakan di bulan kalender berikutnya sejak aktifasi dan berlaku selama 30 hari. “Itulah ciri khas Esia. Inovatif dan terus berupaya untuk memberikan produk sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan segmen masyarakat”, jelas Erik.

Paket bundling hape Esia selalu disertai dengan fitur-fitur unik, punya pesan khusus dan ternyata memang diminati oleh segmen tertentu dari pelanggan Esia. Paket bundling yang diluncurkan ke masyarakat penuh dengan fitur-fitur unik yang tidak mudah ditiru oleh operator lain.

Diakui Erik, adanya fitur-fitur unik selain memberikan nilai tambah bagi pelanggan Esia juga merupakan langkah strategis perusahaan untuk menggandeng potensi content provider lokal. ”Kita buka kesempatan seluas mungkin dengan para content provider lokal untuk berkreasi. Kebetulan juga kebanyakan content provider diisi oleh tenaga-tenaga muda yang kreatif, sesuai dengan jiwa dan semangat Bakrie Telecom”.

”Semangat ini pula yang melekat pada diri Bakrie Telecom karena itu merupakan suatu kehormatan kami bisa melayani masyarakat dam memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bali lewat Hape Esia Bali”, kata Erik mengakhiri penjelasannya. [Fauziah Syafarina N]